Vera Farah Bararah – detikHealth

Jakarta, Saat menjelang hari libur anak sekolah biasanya banyak orangtua yang ingin menyunatkan anaknya. Untuk itu ketahui terlebih dahulu teknik apa saja yang bisa digunakan untuk menyunat.

“Teknik sunat itu ada banyak, dan kalau dibilang mana yang aman dan enggak tergantung dari operatornya dalam hal ini dokter sudah biasa menyunat atau tidak,” ujar dr Ponco Birowo, SpU dari Departemen Urologi FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Selasa (21/6/2011).

Dari dr Ponco menuturkan ada beberapa cara sunat yang biasa digunakan oleh masyarakat, seperti cara motong counter, laser atau yang tradisional. Berikut ini beberapa teknik sunat yaitu:

1. Teknik kauter
Teknik ini seringkali disebut laser oleh masyarakat, padahal tekniknya berbeda dan tidak menggunakan laser. Teknik counter menggunakan besi yang dipanaskan untuk memotong kulit kulup dari penis.

2. Teknik klamp
Teknik ini dengan cara menjepit kulit kulup dari penis, lalu lama kelamaan ia akan menjadi mati sehingga lepas dengan sendirinya. Jenis ini terbagi menjadi dua cara yaitu taraklamp dan juga smartklamp yang biasanya satu alat hanya digunakan untuk satu kali pakai saja sehingga steril.

3. Teknik tradisional atau dikenal dengan bengkong
Teknik ini biasanya menggunakan pisau untuk memotong kulit kulup. Teknik ini tidak apa-apa digunakan, asal orang yang melakukannya sudah terbiasa sehingga ia sudah tahu mana yang harus dipotong dan tahu letak-letak dari pembuluh darahnya.

4. Teknik laser
Teknik ini dengan menggunakan sinar laser (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation). Sampai saat ini masih jarang klinik yang menyediakan teknik sunat dengan menggunakan sinar laser, karena harga dari alat ini terbilang mahal yaitu sekitar Rp 1 miliar.
“Kalau laser yang benar itu sewa alatnya saja sudah 2-5 juta belum termasuk obat, jasa dokter dan ruang operasinya, jadi memang mahal harganya,” ujar dokter yang juga menjadi Anggota Ikatan Ahli Urologi Indonesia.

Untuk itu jika ingin melakukan sunat, hal pertama yang harus dilakukan adalah pilihlah dokter atau mantri yang memang ahli dan sudah terbiasa melakukannya sehingga ia tahu teknik-teknik sunat yang benar.