Sudah merupakan pengetahuan umum bahwa madu merupakan jenis makanan atau minuman yang bisa memberikan berbagai macam manfaat yang baik bagi manusia. Temuan terbaru dari manfaat madu adalah bahwa madu bisa menyembuhkan berbagai masalah luka luar. Para peneliti yang menganalisis studi yang ada pada apakah madu dapat membantu menyembuhkan luka optimis bahwa pengobatan kuno mungkin membantu dalam beberapa kasus. Para peneliti menyimpulkan bahwa madu dapat meningkatkan waktu penyembuhan dalam ringan sampai sedang luka bakar ketebalan dangkal dan parsial dibandingkan dengan beberapa dressing konvensional. Madu tampaknya tidak membantu dengan perawatan ulkus kaki kronis. Studi terpisah pada hewan telah menunjukkan madu untuk membantu dalam penyembuhan luka. Madu juga dapat menjadi antibiotik yang kuat.
Madu juga kerap dijadikan salah satu bahan dalam produk perawatan luka di beberapa negara. Berdasarkan laporan riset, madu dipercaya mampu menghambat lebih dari 80 jenis bakteri. Namun sifat antimikroba dari madu belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh kedokteran modern, karena mekanisme kerjanya yang belum sepenuhnya dipahami.
Luka yang terinfeksi dengan bakteri S. pyogenes seringkali sulit sembuh karena terbentuknya biofilm sehingga mempersulit kerja antibiotika dalam melakukan penetrasi. Problem ini juga menjadi pemicu terjadinya resistensi antibiotika. Penelitian para ahli di Cardiff Metropolitan University Wales menunjukkan bahwa madu dalam konsentrasi rendah dapat mencegah awal terbentuknya biofilm. Madu tersebut juga mampu membunuh hingga 85% bakteri dalam kurun waktu dua jam. Peneliti mengungkapkan bahwa madu dapat mengganggu interaksi antara bakteri S. pyogenes dan fibronektin protein pada manusia. Para peneliti menemukan bahwa madu dapat mengurangi ekspresi protein permukaan bakteri, mengikat fibronektin untuk menghambat luka, sehingga mencegah kemungkinan bakteri membentuk biofilm.
Ada beberapa alasan madu bisa membantu proses penyembuhan, menurut laporan tersebut. Madu muncul untuk menarik cairan dari sirkulasi yang mendasari, menyediakan baik lingkungan yang lembab dan nutrisi topikal yang meningkatkan pertumbuhan jaringan. Madu juga dapat memacu debridement – pengambilan jaringan mati di sekitar luka untuk membuat jalan bagi jaringan sehat.
Sumber : Kompasiana

Semoga bermanfaat …